Cari Blog Ini

Jumat, 10 September 2010

cara ke dua mempercepat running win xp

Berikut ini terdapat tips2 yang diambil dari artikel pakar luar negeri:
1.  Untuk  menurunkan  waktu  booting  dan  meningkatkan  performa,  tidak  usah
menggunakan  software d efrag pihak ketiga, gunakan saja perangkat Defragmenter yang
buatan  (built-in)  Windows,  tidak  akan  jauh  beda.  Dan  juga,  sebaiknya  menggun akan
Harddisk dengan tipe Ultra-133 atau Serial ATA (SATA) dengan buffer 8-MB.

2.  Jika  RAM  PC  kurang  dari  512 MB,  maka sebaiknya  ditambah  kapasitas  memorinya.
Hal  ini  relatif  tidak  mahal  dan  akan  membantu  meningkatkan  performa  sistem  Anda
secara dramatis.
3. Pastikan file system yang digunakan Windows XP adalah NTFS. Cara memeriksan ya:
a. Buka Windows Explorer (My Computer)
b. Klik kanan pada drive C:
c. Klik Properties.
Kalau  ternyata  file  system  Anda  menggunakan  FAT32,  maka  untuk  mengub ahnya
adalah dengan cara sebagai berikut:
- Backup data-data penting dulu ya.
- Klik Start > Run > ketik CMD
- Setelah muncul jendela Command Prompt, ketik:
Code:
CONVERT C: /FS:NTFS
Catatan:  Komputer  jangan  disela  ketika  melakukan  konversi  ini,  dan  juga  dalam
keadaan  bebas dari virus.  File  system yang  digunakan oleh drive bootable  (biasanya  C:)
bisa  FAT32  atau  NTFS.  Saya  sangat  merekomendasikan  untuk  menggunakan  NTFS
demi keamanan superior,  ketahanan dan efisiensi ruang yang lebih besar.
4.  Non  aktifkan  File  Indexing.  Layanan  File  Index ing  mengekstraksi  in formasi  dari
dokumen-dokumen  dan  file-file  lainnya  yang  ada  pada  harddisk  dan  membuat  sebuah
"search able  keyword  index"  (index   keyword  pen carian).  Bisa  dibayangkan  proses  ini
sangat memberatkan sistem.
Cara kerjanya sbb:
Seorang  user  mencari  kata,  frase,  atau  properti  sebuah  dokumen,  dari
dokumen-dokumen  yang  jumlahnya  ratusan  atau  ribuan  dan  ia  tidak  tahu  nama  dari
dokumen yang dicari. Windows  XP dengan fun gsi built-in search masih bisa  melakukan
berbagai  macam  jenis  pencarian  tanpa  melibatkan  Indexing  Service.  Tapi  agak  lebih
lama.  Sistem  Operasi  harus  membuka  tiap  file  ketika  diminta  tolong  mencari apa  yang
user inginkan.
Keban yakan orang tidak membutuhkan fitur pencarian ini. Yang biasanya membutuhkan
adalah  lingkungan  perusahaan  yang  besar  dimana  ribuan  dokumen  diletakkan  pada
paling  tidak  satu  server.  Akan  tetapi  jika  hanya  semacam  system  builder,  yang
kebanyakan  kliennya  adalah  bisnis  kecil  dan  menengah,  dan  jika  para  klien  tidak
membutuhkan  fitur  tersebut,  saya  rekomendasikan  supaya  mendisfu ngsikannnya
(disable) layanan tersebut.
Caranya Mendisfungsikann ya:
a. Buka Windows Explorer (My Computer)
b. Klik kanan pada drive C:
c. Pilih Properties
d.  Hilangkan  tanda  centang  (checklist)  "Allow  Indexing  Service  to  index  this  disk  for
fast file searching."
e. Klik tombol Apply, muncul: apply changes to "C: subfolders and files"
f. Klik tombol OK.
Jika ada  pesan  peringatan atau  error muncul (seperti  "Access  is  denied"),  klik  tombol
Ignore All.
5.  Update  driver  VGA  dan  chipset  motherboard,  termasuk  update  B IOS  dan
konfigurasinya. Carilah info-info tentang konfigurasi BIOS secara tepat di internet.
6. Kosongkan folder Prefetch windows setiap 3 bulan atau lebih.
Windows  XP  merekam  sebagian  dari  data  atau  aplikasi  yang  sering  digunakan  agar
membuat  proses  load  kelihatan  lebih  cepat  ketika  dipanggil  oleh  user.  Hal  ini  bagus,
tetapi  untuk  waktu  yan g  lama,  folder  prefetch  bisa  jadi  kelebihan  muatan  referensi  file
dan  aplikasi  yang  tidak  lagi  digunakan.  Jika  hal  itu  terjadi,  Windows  XP  akan
membuang-buang  waktu  dan  memperlambat  per forma  sistem,  ketika  melakukan  load
aplikasi atau file. Tidak ada yang penting dalam folder tersebut, dan seluruh isinya aman
untuk dihapus.
Folder tersebut terletak di: C:¥WINDOWS¥Prefetch¥
7. Sekali sebulan jalankan disk cleanup.
Caranya:
a. Buka Windows Explorer (My Computer)
b. Klik kanan pada drive C:
c. Pilih Properties
d. Klik tombol Disk Cleanup dan delete semua file temporer.
8.  Pada  Device  Manager,  klik  gand a  pada  IDE  ATA/ATAPI  Controllers  device,  dan
pastikan  DMA  di-enable  (diaktifkan)  untuk  tiap  drive  yang  terhubung  ke  Primary
Controller dan atau Secondary controller.
Lakukan hal ini dengan cara:
a. Klik ganda pada Primary IDE Channel. kemudian klik tab Advance Settings.
b.  Pastikan  Transfer  Mode  -nya  diset  pada  "DMA  if  Available"  untuk  kedua  Device  0
dan Device 1.
c. Lakukan hal serupa pada Secondary IDE Channel.
9. Upgrade Pengkabelan.
Untuk peningkatan teknologi harddisk, dibutuhkan pengak abelan yang  akan  mendorong
performa lebih baik.
Pastikan  untuk  menggunakan  kabel  80-wire  Ultra-133  untuk  semua  device  IDE  dan
gunakan konektor yang cocok dengan socket Master/Slave/Motherboard.
Kalo  Device-n ya  cuma  satu,  harus  dihubungkan  pada  konektor  yang  paling  ujun g  dari
kabel pita (kabel data),  jangan pada  konektor  yang di tengah  kabel pita, jika tidak, maka
akan  terjadi  masalah  sin yal.  Pada  harddisk  ultra  DMA,  masalah  sin yal  ini  bisa
mencegah harddisk memaksimalkan potensinya.
10. Buang semua spyware dari komputer.
Gunakan  program  gratisan  seperti  AdAware  buatan  Lavasoft  atau  SpyBot  Search  &
Destroy.  Setelah  program  ini  terinstal,  pastikan  untuk  melakukan  cek  update  dan
mendownloadnya jika ada, sebelum melakukan p encarian spyware di komputer.
Apapun  program  yang  ditemukan  bisa  dihapus  secara  aman.  Semua  program  gratisan
yang  meminta  spyware  untuk  dijalankan  tidak  akan  berfungsi  lagi.  Jika
program-program gratisan itu masih dibutuhkan tinggal instal lagi saja.
11.  Bu ang  semua  program  atau  item  yan g  tidak  perlu  dari  rutin  (routin)  Windows
Startup dengan menggunakan utilitas MSCONFIG.
Caranya:
a. Klik Start > Run > ketik MSCONFIG > klik OK
b. Klik tab StartUp ?> kemudian  hilangkan checklist (tanda  centang) dari program yangtidak diinginkan.
Tidak paham  dengan  item-item  tersebut?  Kunjungi  WinTasks  Process  Library.  Situs  itu
memuat  proses  sistem,  aplikasi  yang  diketahui  dan  juga  tentang  refer ensi  spyware  dan
penjelsann ya.  Atau  bisa  diidentifikasi  nama  item-item  tersebut secara  langsung  dengan
menggunakan google.
12. Buang semua  program yang tidak digunakan  dari  Add/Remove Programs di Control
Panel.
13.  Matikan  beberapa  atau  semua  animasi  yan g  tidak  dibutuhkan  dan  nonaktifkan
(disable) active desktop.
Pada  kenyataannya,  untuk  optimasi  performa,  matikan  semua  animasi.  Windows  Xp
menawarkan banyak setting-setting yang berbeda pada bagian ini.
Caranya:
a. Klik System Icon di Control Panel
b. Klik tab Advance
c. Klik tombol Settings pada kotak Performance.
d. Hilangkan checklist (tanda centang) opsi apa saja yang tidak ingin dijalankan.
Atau bisa langsung klik pada Radio Button: Adjust for best performance.
14.  Kalo  bisa  mengedit  Registry  Windows  XP,  lakukan  untuk  meningkatkan  per forma
XP.
Bisa  menggunakan  software  tweak  atau  manual  mengedit  registry.  Di  internet  sudah
banyak tersebar.
15.  Kunjungi situs  update Microsoft Windows secara rutin  dan download semua update
yang berlabel Critical.
Download  juga  Optional  update  yang  dibutuhkan.  (ingat,  kalau  software  OS  windows
XP  -nya  b ajakan,  jangan  coba-coba  untuk  mengupdate,  bisa  dikasih  "stempel"  tanda
bajakan  sama  Microsoft  yang  justru  akan  memperlambat  sistem  ketika  booting  dan
running).
16.  Update  anti  virus  dalam  sepekan  sekali  atau  bahkan  harian.  Pastikan  han ya  satu
software  yang  terinstal.  Menggabungkan  lebih  dari  satu  antivirus  hanya  akan
mengundang pen yakit bagi performa dan kahandalan komputer.
17. Pastikan font  yan g  terinstal kurang dari  500 jenis saja pada komputer. Makin banyak
font,  makin  lambatlah  sistem.  Walaupun  windows  XP  lebih  efisien  d alam  menangani
font  dari  pada  versi sebelumn ya, tapi kelebihan font akan berdampak  pada  melemahnya
sistem.
18. Jangan partisi harddisk. (Opsional saja)

NTFS  File System Windows  XP  berjalan lebih  efisien pada  satu partisi yan g  besar.  Data
tidak  lebih  aman  pada  partisi  terpisah,  dan  format  ulang  tidak  dibutuhkan  untuk  instal
ulang  Sistem  Operasi  (OS).  Satu  partisi  ini  berfungsi  agar  tidak  ada  pembatasan  oleh
partisi  akan  tetapi  akan  dibatasi  oleh  ukuran  kapasitas  harddisk  itu  sendiri.  Sehingga
tidak  perlu  melakukan  r esize  partisi  yang  meghabiskan  waktu  dan  resiko  kehilangan
data.
19.  Lakukan  pengecekan  terhadap  sistem  RAM  untuk  memastikan  beroperasi  dengan
baik.
Saya merekomendasikan untuk menggunakan program gratisan MemTest86.
Setelah  didownload,  bisa  membuat  bootable  CD  atau  disket  (sesuai  pilihan)  yang  akan
melakukan  10  macam  tes  pada  memory  PC  secara  otomatis  setelah  malakukan  boot
dengan  CD  atau  disket  yang  dibuat.  Biarkan  semua  tes  berjalan  sampai  paling  tidak
melewati  3  tes  selesai  dari  10  tes.  Jika  program  mendapati  error,  matikan  dan  cabut
listrik  komputer,  cabut  RAM  memory,  ganti  dengan   yang  lain  dan  lakukan  tes  lagi.
Ingat, memory yang rusak tidak bisa diperbaiki, dan hanya bisa diganti.
20. Jika terdapat CD atau DVD recorder /  writer, carilah update firmware  dari pabriknya.
Pada beberap a kasus, upgrade terbukti bisa mempercepat r ecorder  tersebut dan biasanya
gratis.
21. Non aktifkan (disable) service (layanan) yan g tidak penting.
Windows  XP  memasang  banyak  service  yan g  tidak  dibutuhkan.  Untuk  menentukan
service  apa  saja  yang  tidak  dibutuhkan,  buka  situs  Black  Viper  untuk  konfigurasi
Windows XP.
22.  Jika  tampilan  tunggal  Windows  Ex plorer  mengalami  masalah  ketika  menampilkan
file dan menghambat sistem operasi, lakukan langkah berikut:
a. Buka My Computer
b. Klik Tools
c. Klik Folder Options?
d. Klik tab View
e.  Geser  /  gulun g  ke  bawah  menuju  "Launch  folder  windows  in  a  separate  process",
aktifkan opsi ini. Setelah komputer di-restart, opsi ini akan berjalan.
23.  Setidaknya  sekali  setahun,  buka  casing  komputer  dan  bersihkan  semua  debu  dan
"puing-puingnya".  Sementara  itu  cek  juga  kipasnya,  apakah  putarannya  masih
proporsional.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar